Sunday, August 5, 2018

Cara membuat SKCK di Polres Banjarmasin

cara bikin skck banjarmasin



SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian adalah dokumen penting yang biasanya digunakan sebagai syarat melamar pekerjaan/CPNS, beasiswa, atau yang mau mencalonkan diri sebagai anggota legislatif maupun calon kepala daerah. Di tulisan kali ini, saya akan berbagi pengalaman tentang pembuatan SKCK di Polres Banjarmasin. Setelah sebelumnya dibikin bingung sama syarat syarat bikin SKCK karena ada yang bilang harus pakai surat pengantar dari RT dan yang lain bilang gak usah. Akhirnya beberapa waktu lalu, saya dan seorang teman datang ke Polres Banjarmasin untuk bikin SKCK, tanpa pakai surat pengantar.

Karena ini adalah SKCK perdana saya, maka syarat pembuatannya pun berbeda dengan perpanjangan SKCK. Untuk membuat SKCK baru, syaratnya adalah

1. Pas foto 4x6 sebanyak 7 lembar dengan latar warna merah
2. Fotocopy kartu keluarga
3. fotocopy kartu kelahiran
4. Fotocopy KTP
5. Map warna merah untuk pria dan hijau untuk wanita

Prosedur pembuatan SKCK di Polres Banjarmasin sebenernya gak terlalu susah sih. Pertama, saat datang, kunjungi area pelayanan yang terletak di dekat gerbang masuk buat minta ID visitor. Jangan sampe bolak balik seperti saya kemaren. Karena gak tau, langsung aja datang ke loket permohonan SKCK, eh akhirnya disuruh balik dulu ke loket pelayanan buat minta ID visitor. Jarak loket ini cukup jauh loh. Jadi inget sebelum masuk, minta dulu ID nya dan serahkan KTP. Kalau urusan sudah selesai, kembalikan ID dan kalian bisa ngambil lagi KTP masing masing.

Di loket pelayanan, serahkan dokumen pelengkap yang sudah ditaruh di dalam map. Petugas akan memeriksa sebentar lalu kamu akan diberi sebuah map yang berisi form yang cukup banyak buat kamu isi. Form tersebut berisi pertanyaan tentang identitas pribadi, nama orang tua dan alamat, riwayat pendidikan serta tahun lulus. dan banyaaak pertanyaan lain. Tenang aja, di dinding udah ada contoh pengisian formulirnya kok, in case kamu bingung gimana ngisinya.



Satu lagi form yang penting yaitu kartu TIK. Form ini khusus buat yang baru bikin SKCK. Kalo kamu cuma memperpanjang gak akan dikasih form ini kok. Di dalamnya ada daftar pertanyaan tentang ciri ciri wajah, rambut, bentuk mata, bentuk telinga, bibir, dan cacat fisik (kalau ada). Kemudian tahap yang paling penting yaitu pembuatan rumus sidik jari. Jadi setelah selesai isi form , kumpulkan form di atas meja petugas yang khusus bikin rumus sidik jari. Setelah itu mereka akan manggil nama kita buat bikin cap jari yang akan ditempelin di kolom khusus sidik jari.

Udah selesai? belum. Petugas akan memproses rumus sidik jari yang kita bikin baru setelah itu kita serahkan lagi ke petugas yang memproses pencetakan SKCK kita sekaligus membayar biaya pembuatan sebesar 30 ribu rupiah. Tunggu nama dipanggil, ambil SKCK dan fotocopy sebanyak yang kamu perlukan lalu minta legalisir. Untuk biaya legalisir gratis kok, tapi cuma sebanyak 5 lembar. Kalo lebih dari itu? mungkin kamu bisa tanya petugasnya apakah ada biaya tambahan.

Itulah pengalaman aku bikin SKCK di Polres Banjarmasin. Overall, bikinnya gampang kok selama persyaratannya lengkap, gak ada yang ketinggalan. Petugasnya juga ramah ramah dan cair. Gak usah takut kalo suasananya tegang gara gara kita bikin di kantor polisi, hehe :) Kalo kamu baru pertama kali ke Polres Banjarmasin dan gak tau dimana loket pembuatan SKCK nya, tanya aja sama petugas petugas yang berseliweran di sana. Mereka dengan senang hati akan nunjukin tempatnya.

Oya di Polres Banjarmasin sendiri juga ada tempat fotocopy di bagian belakang juga tempat buat cetak pas foto. Jadi gak perlu takut kalo lupa bawa map ato fotonya gak cukup.

So, sekarang jangan bingung lagi ya gimana caranya bikin SKCK di Polres Banjarmasin. Gampang kok, tempatnya juga nyaman. Kalo kamu mau bikin SKCK Polres, silakan datang aja ke jalan Jend. A. Yani km 3,5 Kebun Bunga, Banjarmasin Timur. Satu hari selesai kok. Tapi kalo mau ditinggal dulu juga bisa. Asalkan sudah rekam sidik jari.





Thursday, July 5, 2018

Tiktok, Bowo, dan Media Sosial


Gambar : Tribunstyle


Halo, udah lama gak nulis blog gara gara keasikan libur lebaran plus males, akhirnya hari ini bisa update lagi. Tapi kalo gak rame rame soal Tiktok sih mungkin saya juga gak nulis, hihi J. Pasti semua udah tau aplikasi Tiktok dong ya? Itu loh yang aplikasi buat bikin video pendek, buat lipsync ditambah efek filter filter lucuk. Sejak beberapa bulan ini Tiktok jadi popular banget sekaligus dibenci karena banyak yang beranggapan aplikasi ini gaje banget dan gudangnya para alay (emang bener sih) Sampai akhirnya karena keluhan masyarakat serta petisi untuk meminta pemerintah memblokir Tiktok, aplikasi ini resmi diblokir pada 3 Juli kemaren, walopun akhirnya ada rencana Pemerintah buat membuka blokir  selama ada filtering untuk konten negatif.

Selain soal konten konten Tiktok, ada sesosok anak remaja yang jadi viral gara gara tiktok dan sesaat setelah keviralannya di dunia maya, Tiktok pun diblokir. Adalah Bowo, seorang anak 13 tahun yang hanya menjalani kehidupan masa pubernya apa adanya. Namun kemudian menjadi bahan bullying semedsos gara gara doyan tiktokan dan bikin meet and greet berbayar. Padahal bukan salah bunda mengandung eh maksudnya bukan salah bowo kalau jumpa fans berbayar itu terjadi. Namun karena segelintir orang (baca : panitia penyelenggara) yang ingin memanfaatkan situasi buat mengeruk duit dari para remaja baru gede yang masih minta duit sama ortu. Akhirnya bowo lah yang kena getah dan jadi bahan hujatan semesta dumay. #pukpukbowo

Saya bisa memahami keprihatinan para netizen soal tiktok ini. Apalagi kebanyakan yang terserang virus tiktok ini adalah para remaja. Bayangkan kalo para pemuda harapan bangsa ini menghabiskan waktu buat tiktokan, bagaimana masa depan bangsa Indonesia ini, hah? (buru buru packing pindah ke Jerman)

Tapi nih ya kalo mau jujur dan adil (Pemilu kalee), semua media sosial itu berpotensi buat bikin para remaja pada khususnya menjadi alay dan terpapar konten negatif. Instagram, facebook, snapchat, twitter, youtube dan segala medsos lainnya itu juga punya potensi buat merusak mental para penggunanya. Konten negatif bisa dengan mudah ditemukan di media sosial tersebut, mulai dari yang berbau pornografi sampe SARA. Lalu kenapa seperti fokus cuma sama tiktok aja?

Kalo masalah merusak mental, again semua medsos pun juga punya kemungkinan buat merusak mental dan pemikiran, TV juga. Di sinilah peran orang tua harusnya bisa membimbing dan mengawasi, bukan malah ikut ikutan tiktokan juga #eehhh. Orang tua mestinya bisa membimbing gimana cara menggunakan media sosial dengan baik dan bertanggung jawab. Boleh instagraman misalnya, tapi cuma follow akun akun yang berfaedah. Bukan selebgram ato lambe turah. Trus yang ngefollow juga hanya boleh lingkungan teman teman sendiri, bukan orang asing. Lalu dalam aspek yang lebih luas, mungkin pemerintah perlu memasukkan literasi digital ke dalam kurikulum sekolah biar anak anak remaja bisa memahami bagaimana seharusnya mereka menggunakan dunia maya untuk kegiatan yang positif, bukan cuma buat eksis.

Balik lagi ke bowo, udahlah anda anda para netizen, leave him alone. Gak perlu dihujat lah karena aslinya gak seganteng di medsos, emangnya situ enggak? (nyeemmm) Gak usah sinis lah karena dia suka ngalay di tiktok. Biarkanlah, dia hanya mengekspresikan kealayannya  dirinya. Kayak judul lagu mbak BCL, Pernah Alay, kita semua juga pernah kayak gitu kan? No?


Monday, June 4, 2018

Yang nyebelin dari blogging


blogger nyebelin


Menulis blog memang aktivitas yang menarik dan menyenangkan. Kalo kamu rajin googling, pasti banyak nemu tulisan tulisan tentang manfaat ngeblog, keuntungan ngeblog, dan artikel semacam itu. Karena udah banyak yang nulis hal hal positif dari ngeblog, saya pengen nulis dari sudut pandang lain. Saya pengen nulis tentang hal hal yang gak ngenakin,yang gak menyenangkan, yang nyebelin  selama menjadi blogger. Well,karena ini berdasarkan pengalaman saya pribadi, jadi gak semua blogger pasti ngalamin ya. Apa aja hal yang nyebelin dari ngeblog? Ini diantaranya.


1. Update

Kewajiban untuk selalu mengupdate blog itu kadang suka bikin saya stress. Sebenernya gak ada yang ngewajibin juga sih, cuma komitmen saya aja agar bisa selalu nulis seenggaknya seminggu sekali. Bagi orang lain mungkin mereka fine fine aja gak nulis artikel baru lebih dari beberapa bulan, sementara saya suka ngerasa bersalah kalo enggak update. Komitmen untuk terus update akhirnya membuat saya kepikiran kalo gak nerbitin artikel baru.  Takut DA/PA turun, takut visitor juga turun, dan segala ketakutan lain. Ujung ujungnya suka stress sendiri, padahal ngeblog harusnya kan dibawa happy aja.

2. Spammers

Yang namanya spam pasti bikin kesel, gak terkecuali spammers di blog. Biasanya mereka muncul di kolom komen, jualan, naruh link sembarangan. Paling males kalo nemu kayak gini, itulah kenapa saya putuskan buat memoderasi kolom komentar. Saya ogah blog saya dijadiin lapak jualan.

Sebagai blogger, kolom komen yang bersih dari spammers itu biasanya bikin pengunjung jadi lebih betah. Berdasarkan pengalaman pribadi, saya paling gak nyaman ngeliat blog yang "miara" komentar spam, jadi ilfil duluan kalo mau nyumbang komen. Ada beberapa blogger besar yang blognya bagus tapi kolom komennya penuh sama spammers dan dibiarin aja dong. Sayang sih, keliatan banget kalo blognya gak terawat, padahal bagus.

3.Duplikasi

Kalo belum pernah ngalamin artikel blog kamu di duplikasi, bersyukurlah. Ato jangan jangan sebenernya blog kamu juga dicuri tapi gak tau aja? *hayooo* Sama kayak saya yang kalo gak iseng search blog sendiri mungkin gak akan pernah tau kalo konten artikel blog saya di duplikat mentah mentah. Bukan 1-2 tapi semua. Bayangkan gimana mendidihnya saya pas mengetahui hal ini. Rasanya benci, gemes, marah, sedih jadi satu. Nulis itu gak gampang, gak sekali jadi tapi kadang sampe berhari hari. Edit sana sini,nyari gambar, nulis sampe mata pegel gara gara kelamaam melototin layar laptop, eeeh ternyata di copy bulet bulet sama manusia kacrut yang pengen ngeblog tapi males bikin konten.

Kejadian itu sempet bikin saya down dan gak mau nulis lagi. Udah dilaporin ke google tapi gak ada tindakan apa apa. Setelah beberapa minggu baru saya bisa semangat lagi ngeblog dan mulai legowo. Karena ya mau gimana lagi? Pencurian konten itu gak bisa dihindarkan, apalagi di internet yang siapa aja bisa mengakses. Walaupun sebenernya konten blog kita itu dilindungi sama undang undang, tapi banyak yang gak tau dan menganggap bahwa konten di internet itu bebas diambil gitu aja tanpa ngasih kredit atau link ke URL blog pemilik aslinya. Jadinya ya gitu deh, jangan kaget kalo nemu artikel kita nongol di blog orang lain tanpa ngasih link ke blog kita. Siapin mental aja kalo tiba tiba kejadian.

Trus gimana dong mengatasinya? Sebenernya sih mau dilindungi kayak apapun pasti ada aja cara pencuri pencuri itu bisa nyuri. Jadi cara terbaik adalah cuekin aja. Google juga sekarang udah pinter kok untuk deteksi mana konten ori dan bajakan. Jangan lupa untuk selalu watermark gambar di artikel blog dengan situs blog kita. Biar kalo blog kita kena copas, seenggaknya identitas blog kita masih tertinggal di situ.

4. Komentar
Walaupun ngeblog for fun, tapi tetep harus pake etika dong. Yekaaannn? Salah satunya adalah etika dalam berkomentar ke sesama blogger. Etika yang saya junjung dalam berkomentar adalah menghindari komen yang pendek kayak “bermanfaat banget”, “inspiratif”,”keren”, dan segala komentar pendek lainnya. Selain ngebosenin, komentar kayak gitu biasanya keliatan banget gak terlalu nyimak isi artikel atau ngejar target biar dikomen balik.

Dalam hal berkomentar, selain mengomentari tentang artikel bagus atau bermanfaat, saya juga selalu berusaha menyumbangkan opini atau informasi tambahan dari artikel yang ditulis tersebut. Karena itu saya biasanya cuma komen di tulisan yang memang topiknya menarik bagi saya pribadi. That’s why dalam sehari paling bisa diitung jari berapa kali saya blogwalking. Saya gak bisa maksain diri ngomen dan beropini di artikel yang gak menarik buat saya demi buat kejar target blogwalking.
Selain komentar pendek, blogger yang suka naruh link blognya di kolom komen juga bikin saya sebel setengah mati. Ada beberapa blogger yang pernah komen di blog ini dan naruh link hidup. Yang kayak gitu biasanya saya tandai dan gak mau komen lagi di blognya. Jahatkah saya? Hehe, gak papa lah demi keamanan dan kenyamanan pribadi.

Saya seketat ini karena kejadian pahit masa lalu pas saya cek broken link ternyata ada ratusan dan sebagian besar berasal dari link url blog di kolom komentar. Capek banget waktu itu buat ngebersihin link link yang udah jadi mayat. Maklum dulu saya masih bego, gak ngerti yang gini ginian, jadi kalo ada blogger nitip link saya cuek cuek aja. Gak taunya bisa jadi broken link kalo nama blog si pengomen udah tasmiyah. Which is bisa membahayakan kesehatan blog.

Tidak menaruh link blog di komentar adalah etika tidak tertulis buat para blogger. Kecuali nih ya si empunya blog sendiri emang mengizinkan ya enggak papa. Ada kok blogger yang kayak gini, tapi jarang kayaknya. Kebanyakan blogger biasanya tidak menyukai praktek ini.

Itulah 4 hal nyebelin dari ngeblog yang saya rasakan. Tapi itu semua gak ada apa apanya kok dibanding manfaat bejibun yang didapat dari ngeblog. Bagi saya blogging itu seperti pekerjaan. Gak ada pekerjaan yang seratus persen menyenangkan, sekalipun itu di bidang yang kita suka, pasti ada aja yang gak ngenakin. Tapi selama benefitnya lebih banyak, lakukanlah.

Kalo kamu, adakah pengalaman gak menyenangkan selama jadi blogger? Leave comment di bawah ya.



Monday, May 28, 2018

5 wadai Banjar populer di bulan Ramadhan

Gambar: Intisari Online

Setiap daerah pasti memiliki makanan khas masing masing di saat bulan Ramadhan. Begitu juga dengan daerah kelahiran saya, Banjarmasin, dimana kue basah bercita rasa manis menjadi favorit sebagai makanan berbuka puasa.

Ada banyak kue, atau orang Banjarmasin menyebutnya wadai, yang banyak dicari selama bulan Ramadhan. Wadai wadai ini termasuk ke dalam 41 macam wadai Banjar yang biasanya disajikan di acara pernikahan keturunan bangsawan pada jaman dulu.  Di tulisan ini, saya akan menuliskan 5 macam wadai banjar yang populer selama bulan Ramadhan, apa saja? Yuk baca dulu..

1.  Bingka



Bukan tanpa alasan kalau bingka berada di urutan pertama, karena kue ini adalah primadona di bulan Ramadhan. Selain bulan puasa pun kue bingka banyak dicari. Teksturnya lembut dan lumer, lalu bagian bawah yang kecoklatan hasil pembakaran selama proses pengolahan bingka juga menghasilkan cita rasa yang unik.

Bingka sendiri terdiri dari bermacam rasa. Yang paling popular biasanya bingka kentang dan tape ketan. Selain itu juga ada bingka nangka, telur, keju, kelapa, durian,dan lain lain. Proses pembuatannya lumayan rumit, seperti kue kue khas banjar lainnya. Pertama kukus kentang, haluskan, lalu sisihkan. Kemudian di panci yang lain masukkan santan bersama garam, vanili bubuk, dan daun pandan, lalu direbus. Langkah selanjutnya adalah mengocok gula bersama telur sampai setengah mengembang. Kemudian masukkan tepung terigu, kentang yang sudah dihaluskan, dan santan. Tuangkan ke dalam cetakan yang berbentuk bunga, kemudian panggang.

2.   Amparan Tatak



Kue ini mungkin hampir mirip dengan kue nagasari di daerah Jawa. Bahan penyusunnya juga serupa, yaitu tepung beras, gula, santan, dan pisang sebagai bahan utama. Bedanya kue amparan tatak tidak dibungkus daun pisang dan terdiri dari 2 bagian/lapis. Rasanya manis dan legit. Selain buah pisang, sebagai pengganti biasanya buah nangka lazim digunakan.

3.   Putri Selat


Kue ini dominan rasa manis dari gula merah dan sedikit rasa pandan. Cara membuatnya lumayan rumit karena terdiri dari tiga lapis, dimana komposisinya ada tepung beras dan tepung kanji, gula merah, santan, daun suji (untuk pewarna hijau), dan daun pandan.

4.  Kue ipau



Dijuluki juga Lasagna Banjar, kue ini juga salah satu yang paling populer di bulan puasa. Kue ini berbentuk  lempengan kulit tipis yang ditumpuk dan diantara lempengan kulit ini diisi daging ayam atau sapi serta sayuran, biasanya wortel dan kentang. Proses pembuatannya  cukup rumit. Mulai dari membuat kulit,  memasak isian berupa  daging dan sayur, sampai proses pengukusan. Kue Ipau disajikan dengan kuah santan kental lalu ditaburi daun bawang dan bawang goreng. Kue ini biasanya  dimakan menggunakan saus tomat pedas.


5.   Kararaban




Berbeda dari kue basah lain yang bercita rasa dominan manis dan legit dari santan. Kue berwarna coklat ini memiliki cita rasa rasa rempah rempah dari adas manis dan kayu manis yang dihaluskan. Dibuat dari tepung beras yang diuleni bersama santan yang sudah direbus sampai mendidih serta gula merah. Bubuk rempah adas manis, gula, garam, dan vanili dimasukkan kemudian dikukus diatas api sedang

Yup, Itulah 5 wadai banjar yang populer di bulan Ramadhan. Kue kue ini biasanya dijajakan di pasar pasar tradisional sampai pasar wadai Ramadhan yang setiap tahun rutin diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin. Wadai wadai ini biasanya dijual  mulai dari 10 sampai 15 ribu rupiah per potong.

Selain kue kue khas diatas, ada beberapa kue khas lain yang populer dari daerah Kalimantan Selatan, diantaranya kelelepon, kue cincin, cucur, dadar gulung, untuk untuk, kikicak, bingka barandam, dan lain lain.


Kamu sendiri sudah pernah nyobain wadai Banjar belom? ceritain di kolom komen ya :)

Tuesday, May 8, 2018

Cara membuat profil/ About me sederhana di blog

cara membuat profil blog sederhana dan menarik


Kolom profil adalah salah satu komponen yang wajib ada di dalam blog, apalagi kalo kamu berniat jadi blogger profesional. Karena lewat profil ini pembaca bisa mengenal lebih dekat tentang penulis. Nah, blog kamu udah punya profil belum? kalo belum ato  masih bingung gimana cara bikinnya, yuk baca tulisan ini. Di sini aku akan ngasih tutorial sederhana bikin profil blog yang sederhana tapi tetep keren. Ikutin langkah langkah di bawah ini ya..

1. Siapkan foto yang akan digunakan untuk profil, lalu masuk ke situs tuxpi.com lalu pilih Add Effect di sebelah kiri atas.



2. Selanjutnya kamu bisa pilih Shape Editor. Secara otomatis frame foto akan berbentuk hati, kalo pengen ngubah bentuknya pilih kolom Shape di sebelah kiri dan kustomisasi sesuai bentuk yang disukai.


3. Untuk mengecilkan ukuran gambar klik tombol Resize di atas foto dan pilih 50% atau 25%, kemudian klik Apply.



4. Kalo udah oke klik tombol Save di sebelah kiri.

5. Selanjutnya masuk ke situs blogger dan pilih entri baru

6. Sisipkan gambar yang tadi sudah diedit lalu klik HTML di kiri atas sebelah tab Compose

7. Foto akan berubah menjadi kode html, copy paste kode tersebut atau CTRL+A+C

8. Selanjutnya masuk ke situs wordtohtml.net , akan ada 2 jendela yaitu jendela Visual editor dan HTML editor. paste kode html tadi di kolom HTML editor

9. Di jendel visual editor, kamu bisa lihat kalo foto sudah terunggah, kalo ukuran foto terlalu besar, klik di foto sampai berwarna biru, lalu di 4 sudut foto ada kotak kecil, tarik salah satu sudutnya keatas dan ukuran foto akan mengecil.

10. Next, tulislah profil kamu di bawah foto. Pilih font dan font size sesuai selera kamu di Toolbar.



11. Done, tinggal copy paste kode di jendela HTML editor

12. Selanjutnya masuk lagi ke blogger, pilih Tata Letak di bagian Sidebar pilih Tambahkan Gadget, lalu pilih HTML/Javascript.

13. Paste kode tadi dan klik Simpan

14. Profil kamu sudah jadi, untuk mengecek silakan lihat blog dan periksa apakah profil sudah sesuai yang diinginkan.

Hasil akhir



Lumayan gampang kan? walaupun keliatannya banyak langkah langkahnya tapi gak seribet itu kok. Sebenarnya bikin profil ini juga bisa dibikin di entri blogger kayak kamu bikin postingan biasa. Masukkan foto trus tulis profil lalu klik di tab HTML di sebelah Compose. Copy paste kode html tadi di bagian Tambahkan Gadget. Cuma, berdasarkan pengalaman pribadi, kadang hasil akhirnya gak sesuai, misalnya font kekecilan ato letak foto sama tulisan gak sinkron. Jadi lebih nyaman bikin lewat situs penyedia html converter aja.

Kalo udah sukses bikin profil  silakan komen di bawah ya :)

Selamat Mencoba.

Sunday, April 15, 2018

Belum ketemu jodoh


belum ketemu jodoh, cepat dapat jodoh


Ngomongin soal jodoh emang kadang sensitif banget buat sebagian orang. Apalagi buat kaum hawa yang udah 30an keatas dan masih single, rata rata udah galau gundah gulana kalo disinggung singgung soal jodoh.  Bikin jadi males datang ke acara keluarga ato reuni sekolah gara gara takut ditodong pertanyaan “Kapan nikah?”

Saya bisa dibilang beruntung sih punya orang tua yang sama sekali gak pernah rempongin soal pasangan. Seumur umur gak pernah sama sekali ditanya soal pacar apalagi nikah. Meskipun sekarang usia saya juga masuk usia “rawan” dikatain perawan tua. Tapi Alhamdulillah, punya orang tua, tante, om, dan keluarga besar yang woles dan gak pernah nanyain kapan kawin.

Urusan nikah emang selalu jadi topik hot buat orang Indonesia untuk diomongin. Saking hotnya sampe suka nyinyirin dan ngurusin orang orang yang udah mapan umur  tapi belum nikah nikah. Pernikahan di Indonesia itu udah kayak prestasi. No matter mau kamu udah S2, bikin penemuan sains, dapat penghargaan luar negeri dan mengharumkan nama Indonesia, bikin sekolah buat anak anak kurang mampu,  dan segudang prestasi lain,  semua itu kayak gak ada apa apanya cuma karena belum nikah.

“Cantik, mapan, pinter,berprestasi,  tapi sayang belum nikah”


Sering kan denger kayak gini?  Seolah olah semua pencapaian pribadi itu gak berarti apa apa cuma karena masih jomblo. Pokoknya kalo belum nikah sepinter, secantik, se intelek apapun kamu masih dianggap kurang selama masih bersatus jomblo apalagi udah berumur.

Ketar ketir nunggu jodoh di saat umur mulai nambah banyak itu wajar kok. Apalagi buat cewek, itu kayanya pressure banget karena jam biologis yang sering didengung dengungkan masyarakat “Kalo udah 30an keatas hamilnya berisiko”, padahal cowok juga punya jam biologis. Jadilah kaum cewek deg degan kalo belum dapat jodoh di umur 30an. Sedangkan cowok masih bisa santai santai main sana sini, wong udah aki aki aja masih bisa nikahin daun muda kok.

Walapun udah masuk usia rawan buat diomongin kenapa belum nikah, saya sampe sekarang santai santai aja sih. Gak ada sama sekali ketakutan atau usaha buat dapet jodoh kayak cewek cewek seusia saya di luar sana. Saya sendiri juga heran kenapa jadi orang kok selow amat gak terlalu mikirin masa depan, apalagi nikah. Mungkin karena saya juga dikelilingi sama wanita wanita yang meritnya gak muda muda banget. Kayak mama dan kakak saya nikah di usia menjelang 30. Tante saya bahkan gak merit merit sampe tua kayak sekarang, dan hidupnya juga hepi hepi aja. Bisa jadi karena ini saya gak terlalu mikirin soal belum dapet jodoh. Apalagi punya orang tua yang sama selownya, gak pernah nyindir nyindir kenapa masih jomblo, bebaslah hidup sayah.

Jodoh itu misteri, begitu kata orang orang. It works in a mysterious way. Pas lagi gak ngoyo nyari nyari eh ternyata nyantol. Pas diuber uber, diusahain eh malah menjauh. Kayak lagu dangdut dari Manis Manja Group,


Jodoh, tak usah dikejar kejar….


Btw saya emang doyan lagu dangdut, jadi referensinya pake lagu dangdut. Hehe.. Dengerin aja siapa tau bikin kamu feel better.

Emang sih banyak yang bilang kalo kita gak usaha jodohnya gak dateng dateng. Kalo cuma diem aja ditungguin gimana mau nemu? Tapi kayak yang saya tulis tadi, jodoh itu misterius, kalo a belum tentu b, kalo dicari cari belum tentu pasti nemu. Ada yang gak nyari ternyata datang sendiri. Kayak tetangga saya cewek yang baru ketemu jodoh di usia menjelang 40. Padahal orangnya anak rumahan, jarang kemana mana, hampir gak pernah pacaran. Eh ternyata nemu pasangan di acara keluarga. Sekarang udah happily married dan punya anak satu.

Trus gimana dong? Saya sih bukan nyaranin jangan dicari cari. Usaha itu tentu harus dilakukan. Tapi liat porsinya aja. Jangan sampe porsi nyari jodohnya lebih banyak ketimbang memperbaiki diri, memantaskan diri biar dapat jodoh yang terbaik. Jangan sampe hampir 24 jam dihabiskan buat online dating ato nongkrong nyari cowok di kafe. Mending lakukan sesuatu yang bikin happy, misalnya melakukan hobi. Travelling kah, blogging kah, masak, de el el. Do something that makes you happy. Improve yourself. Kalo udah waktunya ketemu pasti ada jalannya kok. Kayak lagu Afgan “Jodoh pasti bertemu”

Kalo pengalaman kamu gimana?

Monday, April 9, 2018

Cara mengirim CV lewat email via handphone





Di era digital kayak sekarang, makin banyak perusahaan yang memilih cara pengiriman lamaran lewat email. Pastinya juga cara ini lebih nyaman, mudah, dan ramah lingkungan karena gak perlu buang buang kertas yang ujung ujungnya cuma numpuk di meja HRD. Buat para pelamar juga lebih gampang karena gak perlu jauh jauh ke kantor tempat ngelamar cuma buat ngumpulin lamaran (pengalaman pribadi).

Btw, tulisan ini cuma ngebahas tentang cara kirim CV lamaran lewat hape yah. Kalo mau nyari tau gimana cara kirim CV lewat email, contoh surat lamarannya, dan lain lain, silakan baca di artikel satunya tips mengirim CV lewat email yang baik danbenar

Yang jelas kamu gak bisa bener bener gak menggunakan laptop disini karena untuk bikin CV pastinya lebih enak lewat laptop/PC.

Kalo kamu bingung gimana caranya bikin CV menarik kayak gambar diatas, gampang banget kok, tinggal download template CV yang sesuai selera kamu dan edit deh. Pastikan formatnya docx biar bisa diedit pakai MS. Word. Kalo males ngedit, minta bikinin aja sama jasa pembuatan CV.
Sekarang, gimana caranya kirim CV via email menggunakan hape? Cukup gampang kok, yang pasti kamu harus punya akun email dan di item terkirim masih ada “jejak” lamaran yang kamu kirim lewat email.


Caranya:

1. Masuk ke akun gmail yang pernah kamu gunakan buat ngirim lamaran kerja

                                           
      Pilih “item terkirim”, dan buka salah satu pesan yang berisi aplikasi lamaran kamu ke salah satu perusahaan

    Buka “Attachment” yang berisi lampiran CV, ijazah, copy KTP, pas foto, dan lampiran lainnya.

4    Klik tanda panah seperti gambar di bawah

                                              

5.      Lampiran akan terunduh dan tersimpan di hape kamu , sebelumnya pastikan kalo file file tersebut ber ekestensi PDF, kalo yang lain takutnya corrupt gak bisa kebuka.

6.       File sudah tersimpan. Selanjutnya kalo kamu pengen kirim lamaran lewat email menggunakan hape , tinggal tap tombol attachment dan kamu akan dibawa ke tempat penyimpanan berkas CV dan lampiran lain yang tadi diunduh.

                               

7.       Selesai deh, tinggal tulis lamaran di badan email, isi subjek email, cek cek lagi dan kirim.


                            

8.       Buat ngecek apakah attachment bisa terbuka dengan baik dan benar, kamu bisa tes kirim lamarannya ke akun email pribadi kamu yang lain, sebelum benar benar dikirim ke email perusahaan yang dituju.


Itulah cara mengirim email lewat hape/smartphone. Cukup simpel kan? Kalo kamu punya cara atau tips lain yang lebih simpel dan oke, silakan tulis di kolom komen ya. Sampai jumpa.