Wednesday, September 16, 2015

mau ngelamar kerja ? jangan minder.



lowongan pekerjaan


Hari ini saya membaca status yang cukup menarik di Facebook saya, keduanya masih berhubungan satu sama lain. Yang satu saya dapat dari grup lowongan kerja dimana seorang pencari kerja mengeluhkan bahwa mungkin penampilannya yang kurang menariklah yang menjadi alasan kenapa ia tidak lolos dalam seleksi. Disatu sisi, seorang teman yang saya kenal dari Facebook curhat bagaimana ia mewawancarai salah seorang pelamar yang punya ketidakpercayaan diri dan insecure dengan kondisinya yang tidak punya pendidikan tinggi. Yang menarik adalah kedua kisah ini saya temui diwaktu yang hampir bersamaan diberanda Facebook saya, dan berasal dari dua perspektif berbeda, seorang pencari kerja dan seorang pemilik usaha yang mencari karyawan. Keduanya memiliki benang merah yang serupa, rendah diri.

Dari cerita diatas saya berkesimpulan bahwa attitude juga menentukan keberhasilan dalam dunia kerja. Percaya diri adalah sebuah keharusan ketika ingin melangkah kedunia kerja. Rasa yakin dengan kemampuan diri sendiri dan tidak meringkuk malu diantara pelamar lain yang lebih hebat, adalah sebuah faktor yang berkontribusi dalam keberhasilan didunia kerja.sayangnya, kepercayaan diri tidak akan kita dapatkan dibangku sekolah. Juga tidak kita semata-mata didapatkan dari orang tua. Syukurlah kalau ada orangtua yang sangat peduli untuk membangun kepercayaan diri anak anak mereka, karena saya yakin tipe orangtua seperti ini bisa dihitung jari dibanding dengan orang tua yang justru mneghancurkan kepercayan diri anak anaknya dengan mengolok olok dan membandingkan anak anak mereka.

Disatu sisi, masalah kepercayaan diri dalam dunia kerja ini tidak hanya berakar dari kurangnya pembentukan sikap ini sedari dini namun juga bagaimana dunia kerja sendiri justru secara tidak langsung  membentuk sikap ini. Lihat saja iklan lowongan kerja yang bunyinya rata rata hampir sama, berpenampilan menarik, tinggi minimum 155cm, yang kalau menurut saya adalah wajar jika  yang dicari seorang SPG atau public relation. Tapi kalau hanya berada diposisi back office dengan kriteria semacam itu ? hmm, silahkan pikir sendiri.

Masalah mencari kerja memang masalah yang kompleks. Ada begitu banyak faktor yang berperan didalamnya. Seseorang yang pintar dan lebih layak  bisa saja tersisih hanya karena faktor “orang dalam”.seseorang dengan prestasi dan bakat segudang bisa saja dikalahkan oleh yang biasa biasa saja namun berpengalaman.  Namun apapun itu tidak ada alasan bagi kita untuk menjadi minder hanya karena merasa kurang atau “not good enough”. Pesimis karena merasa tidak sehebat, tidak sepintar orang lain, tidak berpendidikan tinggi, hanya akan menenggelamkan kita kejurang rendah diri. Negative thinking dengan berpikiran bahwa tidak diterima karena wajah yang kurang menarik atau “jangan jangan  ada orang dalam”, hanya akan menghabiskan energi kita . tidak perlu minder dengan segala kekurangan, everyone have flaws. Setiap orang sudah punya aset terbaik yang telah dianugerahkan tuhan sejak awal kehidupan kita, otak. Selama kita memiliki otak yang dimaksimalkan dengan baik, dipelihara, diberikan “nutrisi” yang baik, tidak ada alasan untuk merasa kurang. Saya yakin setiap manusia diberikan otak dan talenta yang kapasitasnya sama. Masalah sukses atau tidak, bukan tanggung jawab orangtua kita, bukan tanggung jawab pemberi kerja, atau siapapun, namun kita sendiri. 


Banjarmasin, 8 pm.

* NO SPAM, PLEASE.
* Jangan komen kalo cuma ngarep kunjungan balik. Jadilah blogger ikhlas :)

EmoticonEmoticon