Monday, April 17, 2017

5 tips agar artikel blog dimuat di Vivalog






Sebagai blogger, pasti pengen dong  kalo blog kita banyak visitors dan artikel yang kita tulis laris manis dibaca atau dishare.



Sayangnya , gak semua blogger bisa langsung dapat pengunjung yang berduyun duyun sekali posting artikel, kecuali kamu blogger besar macam Raditya Dika, ato mas sugeng dan Max manroe ( yang hobi SEO pasti tau nama ini). Perlu usaha lebih untuk mendatangkan pengunjung ke blog. Selain  konsisten menulis dan membagikan tulisan ke social media, kita juga bisa submit artikel ke social bookmarks, misalnya vivalog.



Saya sudah beberapa kali submit tulisan ke vivalog. Ada yang ditolak, Alhamdulillah beberapa kali juga ada yang dimuat. So, kali ini saya mau bagikan sedikit tips buat kawan kawan blogger yang mau meningkatkan traffic blognya dengan submit artikel ke vivalog. Tapi jangan dijadikan patokan juga ya.



Sebelum submit artikel, silakan bikin akun dulu di vivalog. Cukup ketikkan vivalog di google langsung keluar deh formnya.






Klik yang ditandai merah itu, kamu bisa langsung login ato daftar dulu kalo belum punya akun.
Kalo akunnya udah siap dan artikelnya udah ada, baca baca dulu tips tips dibawah ya.


1.           .     Buatlah konten yang menarik

“menarik” disini pastinya punya interpretasi yang berbeda bagi tiap orang. Tapi gak usah terlalu terpaku pada apa yang menarik itu. Gak usah terlalu ngoyo bikin “menarik” bagi semua orang. Cukup tulis apa yang menurut kamu menggelitik dan bisa dijadikan tulisan, inspirasinya bisa dari kehidupan sehari hari.
Misalnya, kenapa kucing kawin itu berisik? Ato kenapa cowok yang mukanya biasa aja bisa dapat cewek cantik, sementara kamu sendiri masih jomblo .



Tulisan saya , benarkah cowok minder sama cewek pinter ? dan Sarjana kok jadi tukang ojek? adalah tulisan hasil pengamatan sehari hari. Saat bikin tulisan itu, saya gak pernah maksa “tulisan ini harus bagus, harus menarik.” Ngalir aja, dari hati lah pokoknya. Hasilnya, Alhamdulillah kedua tulisan itu ditayangkan di Vivalog. Tulisan tentang sarjana jadi tukang ojek itu bahkan langsung hits, menyentuh  2000 pageviews  sejak pertama ditayangin.  Angka yang sangat fantastis bagi saya, blogger ala kadarnya ini.



2.   Membuat artikel informatif


Kalo artikel yang menarik itu belum tentu informatif, bisa saja cuma sekedar menghibur. Tapi artikel yang informatif itu biasanya menarik.


Artikel jenis ini membuat pembaca mendapatkan kepingan informasi yang dibutuhkan dan pastinya juga bermanfaat. Misalnya tips mengirim CV via email. Sekalipun misalnya yang baca opa opa yang udah pensiun. Karena isinya bermanfaat, dia akan share artikel itu sama anaknya ato keponakannya. Kita punya kecenderungan membagikan informasi yang menurut kita bermanfaat, sama orang lain. Jadi, dengan menulis artikel yang informatif, kemungkinan untuk dibaca banyak orang lebih terbuka luas.


Kamu bisa nulis artikel tentang tips dan trik. Misalnya, tips dapat beasiswa. Tips lulus tes TOEFL, apalagi kalo kamu sendiri yang ngalamin. Biasanya artikel ditulis sama yang ngalamin langsung itu akan dianggap pembaca lebih kredibel. Misalnya kamu punya pernah menjalani tes seleksi rekrutmen BUMN, pengalaman  berobat alternatif , ato apapun yang pernah kamu alami, yang dirasa berguna buat menambah pengetahuan orang yang baca, ya tulis aja. Sepengamatan saya, jenis jenis artikel seperti ini lebih long lasting. Bahkan yang udah ditulis bertahun tahun yang lalu pun masih ada yang baca dan komen.



3.   Timing


Ini mungkin untung untungan ya. Tapi biasanya, kalo saya submit sore ato malam jam 9an keatas, lebih sering diapprove. Ya gak tau juga sih mungkin karena  faktor kebetulan aja. Tapi kalo kamu mau nyoba ya monggo.


      4.    Ilustrasi yang menarik


Saya termasuk orang yang percaya kalo adanya gambar didalam blog itu bikin tulisan jadi lebih menarik dan clickable. Dan vivalog sendiri juga mewajibkan kita untuk menyertakan gambar di artikel yang disubmit. Saran saya sertakan gambar yang berukuran paling enggak 1000 pixels . Kalo mau nyari gambar HD yang keren keren, kamu bisa nyari di pexels ato pixabay.


      5.   Sabar


Kalo kamu submit jam 10 trus dua jam kemudian udah nongol artikelmu di vivalog, kamu termasuk beruntung. Tapi gak semua orang akan mengalami keberuntungan kayak gitu. Jadi kalo mau nyetor artikel, ya sabar. Saya aja kadang udah hampir seminggu, udah lupa kalo pernah submit artikel itu, eh ternyata dimuat. Tapi biasanya kalo udah lebih dari seminggu gak nongol, berarti kamu belum beruntung. Silakan coba lagi yaaa..



Trus juga gak perlu lah submit artikel borongan. Misalnya 10 artikel sekaligus. Selain capek, submit banyak banyak juga belum tentu bakalan diapprove. Kalo saya sih biasanya 1 artikel aja. Kalo gak dimuat, baru kirim lagi.


Itulah 5 tips yang bisa kamu coba biar artikel dimuat di vivalog. Sekali lagi, apa yang saya tulis bukan sebuah kemutlakan ya. Hanya sharing berdasarkan pengalaman pribadi. Yang lebih penting teruslah menulis dan memperbaiki kualitas konten yang kita tulis. Rajin rajing blogwalking juga untuk membangun hubungan dengan sesama blogger. Intinya sih kalo blog kita terus dirawat, isi dengan  konten berkualitas dan sabar. Seiring berjalannya waktu,  pasti blog kita akan banyak dikunjungi.



Semangat blogging. 


6 komentar

Artikel yang potensi viralnya atau bahkan yang sedang viral, biasanya nggak lama pasti dimuat.

Kemaren gara2 error Sign Up with Facebook, jadi belom sempat submit artikel -__- sekarang sih baru belajar nulis di BlogDetik :D

menurut saya, cara termudah meningkatkan trafik untuk dengan cepat ikut Viva.com . menurut pengalaman beberapa sering tampil di VIVA kalau berhubungan dengan wisata, sayangnya tidak dengan tulisan lainya. mungkin karena kurang informatif.. :)

Nice Info , Kebetulan lagi merintis blog lagi setelah lama pensi

* NO SPAM, PLEASE.
* Jangan komen kalo cuma ngarep kunjungan balik. Jadilah blogger ikhlas :)

EmoticonEmoticon